Jumat, 06 September 2013

Perenungan pagi ini :
Tabur - Tuai Siapa menabur pasti menuai..

Yang sering luput dari perhatian :
Antara waktu menabur dan waktu menuai,
ada MASA TUNGGU, yaitu MASA TUMBUH-BERBUAH..

Yang menabur hal baik, harus sabar menunggu,
menjaga dan merawat apa yang di taburnya sampai tiba masa menuai..
masa menuai itu pasti tiba..

Demikian pula yang menabur hal jahat,
walaupun kelihatan-nya asik-asikk ajahh terus menikmati..
harus ingat... yang di nikmati itu baru *MASA TUNGGU* lohh..
masa menuai itu pasti tiba..

kesimpulan :
Kita pilih tabur yang baik aja yukk..
walaupun masa tunggu-nya tidak mudah..
Tapi masa menuai itu pasti tiba..

Mazmur 126 :5-6
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata,
akan menuai dengan bersorak-sorai.
Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih,
pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya

Minggu, 11 Agustus 2013

Kisah Choi Sun Bong, bukti nyata bahwa hidup adalah PILIHAN :)

Penampilan Choi Sun Bong seorang pemuda 22th,
di Korea's Got Talent,
telah membuat penonton dan juri berkaca-kaca...

Kisah hidup Choi Sun Bong memang sungguh
mengharukan..
di usia 3 th di tinggalkan di panti asuhan,
namun pada usia 5 th terpaksa kabur karena
tidak tahan di pukuli di sana..

Sejak itu dia bertahan hidup dengan menjadi pedagang
asongan yang menjual permen karet atau *energy drink*
di jalanan..
Selama 10 tahun dia menjalani hidup seperti itu,
tanpa tempat tinggal yang layak,
dia tidur di tempat2 umum, seperti di toilet umum
atau di tangga2..

Namun Choi Sun Bong tetap dapat berpikir logis,
dia mengambil ujian persamaan untuk sekolah dasar
dan sekolah menengah-nya.
Setelah itu dia baru mengenal bangku sekolah
setelah masuk ke sekolah menengah atas.

Saat Choi Sun Bong kecil sedang berjualan permen karet
ke suatu klub malam, seorang penyanyi yang sedang
menyanyi sungguh-sungguh, telah menyentuh hati-nya..
Sejak itu Choi Sun Bong jadi suka menyanyi..
Tidak ada pendidikan vokal khusus yang di ikuti-nya,
dia hanya menyimak dan berlatih sendiri saja secara autodidak..

Bagi Choi Sun Bong, menyanyi adalah satu-satu-nya
hiburan di tengah hidup yang keras..
Dengan bernyanyi, Choi Sun Bong merasakan seolah
menjadi pribadi yang berbeda, seperti masuk ke dunia
yang lain.. dunia yang di luar keras-nya fakta hidup yang
di hadapinya sehari-hari..

Kisah hidup Choi Sun Bong membuktikan,
bahwa HIDUP adalah PILIHAN..
Sesusah apapun hidup ini,
kita bisa PILIH, mau makin terpuruk..
atau BANGKIT :) :)

*pilih bangkit aja yukk*

http://www.youtube.com/watch?v=tZ46Ot4_lLo&feature=share

Kamis, 25 Juli 2013

CINTA ROMANTIS YANG SALAH KAPRAH.....

April 21, 2011 at 9:07am
Apa itu Cinta Romantis??

Cinta romantis adalah dambaan setiap insan yang sedang jatuh cinta..

Cerita Romeo dan Juliet.. cerita Sampek Ingtai.. cerita Simson dan Delila..
dan banyak lagi cerita cinta romantis yang me-legenda dalam kehidupan kita..

Kalo terjadi pada orang yang tepat, di tempat dan waktu yang tepat,
tidak ada yang salah dengan cinta romantis :))

Cinta romantis yang ada pada sepasang suami istri..
sungguh membuat hidup mereka jadi lebih indah,
dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya..

Yang jadi masalah adalah CINTA ROMANTIS YANG SALAH KAPRAH.....

Apa itu salah kaprah?
Salah kaprah adalah istilah yang di pakai untuk sesuatu yang
"tidak pada tempat-nya"
Jadi cinta romantis yang salah kaprah adalah
cinta romantis yang tidak pada tempat-nya.. :))
Cinta romantis yang salah kaprah inilah
yang biasa-nya menjadi sumber "ke-ruwet-an"
dalam hidup orang yang mengalami-nya..

Misal-nya..

Rumah tangga yang sudah di bina puluhan tahun
bisa rusak karena "cinta romantis" yang tidak pada tempat-nya..

Masa depan anak remaja bisa rusak karena "cinta romantis"
yang bikin cara pacaran-nya "kebablasan"

Kehidupan rohani seseorang bisa runtuh
karena hidupnya sedang di kuasai "cinta romantis"

Kehidupan seseorang bisa jadi kacau balau karena
cinta romantis yang tak terbalas alias bertepuk sebelah tangan..

Cinta romantis yang salah kaprah bisa menjadi
sebab dari terjadi-nya depresi berat..
yang mengarah pada  gangguan jiwa..
dan pada akhirnya,
bukan tidak mungkin membuat
seseorang tersebut mengakhiri hidupnya..

Jadi bagaimana sekarang??

Tentu kita semua tidak ada yang mau mengalami berbagai penderitaan
akibat dari cinta romantis yang salah kaprah tersebut.. :))

Apa yang harus di perbuat supaya kita tidak "terperangkap"
pada "cinta romantis yang salah kaprah"??

Ya, tinggal di jaga aja segenap pikiran, perasaan,
perkataan dan perbuatan kita,
supaya jangan sampai melanggar norma-norma yang baik.. :)

Apa itu norma yang baik?

Norma yang baik adalah norma yang Tuhan sudah berikan buat kita..

Adanya di mana si "norma yang baik" itu?

Norma yang baik ada-nya di Firman Tuhan.. :))

1. Yang sudah menikah.. setia-lah pada pasangan-mu..
jangan sekali-sekali tergiur
untuk mendapatkan "cinta yang lain"..
Jangan sakiti hati pasanganmu, supaya doa-mu jangan terhalang..

2. Yang belum dapat jodoh, setia-lah pada Tuhan..
biar Tuhan sendiri yang menentukan jalan hidup-mu..
menikah atau tidak menikah,
Tuhan tau jalan yang terbaik buat hidup-mu..

3. Yang belum waktu-nya pacaran atau mikirin jodoh..
jangan coba-coba pengen "mencicipi" cinta romantis..
kalo tak hati-hati, resiko-nya harus di tanggung seumur hidup..
Gunakan masa muda-mu untuk sungguh-sungguh hidup didalam Tuhan

4. Yang sudah putus pacaran, jangan coba-coba memaksakan
perubahan status hubungan menjadi "kakak adik" atau "sahabat"
atau "teman tapi mesra".. semua bentuk hubungan yang "dipaksakan"
tersebut adalah bentuk hubungan yang tidak sehat..
Bahkan untuk jadi "teman biasa" pun juga harus hati-hati..
Loh kenapa? Di akui atau tidak, yang nama-nya mantan,
pasti ada "sejarah cinta"  sehingga tidak mudah untuk menjaga "perasaan"
supaya tetap "netral"

Nah, semoga tulisan ini bisa jadi salah satu bahan pertimbangan..
sebelum cinta romantis yang salah kaprah itu
membuat hidup jadi berantakan.. :))

God bless u all ;p


Cinta Romantis tis tiss..
Cinta Romantis tis tiss..

Selasa, 26 Februari 2013

Pilih mana : Terpuruk.. atau Bangkitt !! :)

Dalam hidup kita berbagai peristiwa bisa terjadi..
Peristiwa itu  bisa jadi sesuatu yang menyenangkan, menggembirakan,
mengharukan.. pokoknya semua yang baik-baik ada-nya..
tentu ini tidak perlu di pikirkan dan di pertanyakan :)
Rata-rata kalo kita alami peristiwa yang menyenangkan dan
baik-baik saja, ya kita senang-senang saja ndak akan mempertanyakan
kesenangan yang kita alami :D

Yang jadi masalah adalah :
 Bagaimana kalo kita mengalami peristiwa yang menyakitkan hati,
tidak menyenangkan, mengecewakan, dan seterus-nya..
*pokoknya segala peristiwa yang tidak enak dalam hidup kita..*

Reaksi yang umum kalo kita mengalami peristiwa
yang tidak enak adalah :
mulai timbul berbagai perasaan dan pikiran negatif..
lalu daya tahan jiwa kita pun menurun..
lalu kita menjadi semakin “sensi” (sensitif) ..
makin emosional .. mudah marah-marah ..
gampang pusing kepala ..
akhirnya bahkan pada taraf tertentu
bisa jadi gampang flu dan pilek ..
juga bisa terkena sakit maag akut ..
yang paling parah, bisa juga menimbulkan kanker ..
*waduh gawat juga yaa*

*menurut penelitian ilmiah, emosi negatif
bisa menurunkan imunitas/daya tahan tubuh”

Padahal, kita bisa pilih, lohh..
Kita bisa pilih untuk tidak mau terpuruk dalam
berbagai reaksi yang menurut pandangan umum
adalah “wajar” .. heheee ..

Kata-nya, wajar kita sakit hati kalo di sakiti ..
wajar kita kecewa kalo di kecewakan ..
Ya, menurut kacamata “manusiawi” ..
adalah wajar, kalo seseorang di sakiti hati-nya,
maka ya akan menjadi sakit hati :)

Juga adalah “wajar” menurut kacamata “manusiawi”,
bahwa seseorang akan menjadi sangat kecewa dan
merasa menderita, kalo diri-nya itu di “kecewakan” ..
di “aniaya” .. di “tindas” .. di “jahat-i”
oleh suatu kondisi atau oleh seseorang yang “jahat”

Nah, bagaimana cara-nya supaya kita tidak terpuruk?

Cara-nya : Ya jangan pake kacamata “manusiawi” dong :D

Lalu, pake kacamata apa?
Paling manjur adalah pake kacamata “surgawi” hehee..
Ini betulan lohh.. bukan becanda :D
Alih-alih terpuruk.. kita bisa bangkitt
dengan kacamata “surgawi” ini :)

Apa itu kacamata surgawi ??
Kacamata surgawi adalah cara memandang
segala sesuatu dengan sudut pandang-NYA Tuhan :)

Apa itu sudut pandang Tuhan?
Sudut pandang Tuhan adalah
sebuah sudut yang memandang dengan KASIH :)

Kasihilah Tuhan, Allahmu,
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu
dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu,
ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Kalo kita mengasihi Tuhan, kita tentu sadar
bahwa Tuhan begitu mengasihi kita :)
Maka kita pasti tau bahwa, apapun yang terjadi,
kita bisa mempercayakan hidup kita,
seluruh keberadaan kita kepada perencanaan Tuhan
yang terbaik atas hidup kita :)

Mungkin kelihatan-nya apa yang kita alami itu tidak enak,
tapi segala sesuatu terjadi dalam hidup kita pasti-lah
akan mendatangkan kebaikan,
kalo kita letakkan kepercayaan kita 100 %
kepada kebaikan Tuhan atas hidup kita :)

Yang berikutnya, kalo kita mengasihi sesama kita
seperti diri kita sendiri..
sudah tentu kita tidak akan bisa terlalu marah..
atau terlalu menyalahkan orang lain,
atas apa yang mereka perbuat terhadap hidup kita :)

Sebab, tentu kita tau, tidak ada manusia sempurna,
termasuk di dalam-nya adalah kita sendiri :)

Kalo kita sendiri juga adalah manusia yang tidak sempurna,
bisa juga secara tidak sengaja berbuat
kesalahan kepada orang lain,
bisa juga tidak sengaja mengecewakan orang lain..
di atas itu semua.. di akui atau tidak,
kadang-kadang kita juga bisa “sengaja” menyusahkan
orang lain atas dasar kekesalan yang timbul di hati kita, lohh..

Nah.. kalo udah gitu, gimana, coba.. heheeee….

Bicara panjang lebar.. inti-nya adalah..
mari kita pilih untuk BANGKITT saja-lahhh yaaa.. :D

Ayo sumangaaaaatttt… !! ^o^ :D :D

Selasa, 07 Februari 2012

Cinta Buta = Gelap Mata .. Hadeuhh ..


Bulan ini kata-nya bulan Valentine. :).


Bulan Februari ini konon kabarnya adalah bulan kasih sayang .. :)


Kurang jelas, yang di rayakan ini kasih sayang yang seperti apa.

Ada yang merayakan cinta romantis.

Ada yang merayakan kasih sayang antar saudara.

Ada yang merayakan kasih sayang antara orang tua dan anak.

Ada juga yang merayakan kasih sayang antar teman atau sahabat :)


Memang ada macam-macam versi "kasih sayang" dalam Valentine.

Tapi yang mau kita bahas saat ini adalah yang paling berbahaya,

yaitu Cinta Ro.. ro.. rrroommantisss.. *saking romantis-nya..hehee.. :)


Yang paling rame dan semarak merayakan tentulah para pemuda pemudi..

Di ikuti para ABG (anak baru gede)..

Dan tentu saja, yang tidak mau ketinggalan adalah ABG yang lain,

yaitu Angkatan Babe Gue yang terdiri dari para Babe dan Enyak (ayah & ibu) yang berjiwa muda mudi :)

Bahkan kadang juga ada angkatan Kakek Nenek yang masih romantis, juga ndak mau ketinggalan :)

Cinta (romantis), berjuta rasa-nya, memang .. Hahaaa... :)

Cinta romantis ini, saking romantis-nya, bikin gelap mata, memang ..

Sehingga nama-nya bisa jadi Cinta Buta .. T_T


Berrdasarkan pengamatan,

Cinta Buta yg paling berbahaya adalah Cinta yang sampai mengorbankan ke-iman-an.

Cinta seperti ini biasa-nya membuat seseorang sampai gelap mata,

sehingga tidak peduli lagi dengan iman yang sudah menghidupi kehidupan-nya selama ini.

Ke-iman-an ini berhubungan dengan kepercayaan kepada Tuhan.

Bayangkan, bila Tuhan pun jadi terpinggirkan

oleh rasa romantis yang timbul dari kekasih hati..

Silahkan ambil kesimpulan sendiri :)


Berikutnya yang tidak kalah bahaya-nya adalah Cinta Buta yang membuat Gelap Mata,

sehingga sampai mengorbankan pasangan hidup (suami/istri)

bahkan juga anak-anak yang tak berdosa..

Saking Buta-nya (*di butakan oleh romantis-nya "selingkuhan"),

maka sumpah janji setia pada waktu awal menikah pun,

seolah tak pernah terjadi. Saking gelap mata-nya,

luka hati yang pasti menghancurkan hati pasangan hidup dan anak-anak pun seolah

tak terlihat.. pokok-nya tidak perduli deh, yang penting mau bahagia dalam ke-romantis-an..

Gawat deh .. Ibarat pepatah mengatakan,

membangun kebahagiaan di atas puing-puing kehancuran hati suami/istri/anak-anak yang di tinggalkan,

demi selingkuhan yang romantis .. hiks .. prihatin :(


Semoga, di bulan kasih sayang ini, jangan sampai ada di antara kita yang tersesat

dalam cinta romantis yang bikin gelap mata..


Semoga, di bulan kasih sayang ini, jangan sampai ada cinta romantis yang membutakan,

di bangun di atas puing-puing kehancuran hati dari suami/istri/anak-anak yang seharusnya

di jaga dan di cinta dengan penuh kasih sayang :)


"Selamat merayakan hari kasih sayang, bukan cuma bulan Februari setiap tahun,

tapi mari kita rayakan kasih sayang yang tidak melukai,

24 jam dalam sehari / 7 hari dalam seminggu,

sepanjang tahun, selagi Tuhan masih karuniakan nafas kehidupan :)"


Rabu, 16 November 2011

Tuhan.. Aku gundah gulana.. T_T


Tuhan, aku gundah gulana. Hatiku ndak enak.
Segala sesuatu yang terjadi akhir-akhir ini
benar-benar bagai angin badai yang memporak porandakan hatiku.

Tapi Firman Tuhan bilang :
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,
karena dari situlah terpancar kehidupan.

Benar apa yang Tuhan katakan,
ketika hatiku porak poranda, maka hidupku juga serasa macet.

Hatiku serasa ngganjel,
ada yang mengganjal di suatu sudut,
dan rasa-nya itu ndak enak, berat.

Tapi Firman Tuhan katakan, aku harus menguasai diri, harus taat.

Jadi ya sudahlah, Tuhan,
Engkau yang ber-Firman,
tentu Engkau bertanggung jawab atas FirmanMU.

Hidupku ini milikMU, Tuhan, jadi terserah padaMU saja-lah.. :)

Tuhan, Engkau kan tau,
tujuan hidupku hanyalah untuk menyenangkan hatiMu,
mempermuliakan namaMU.

Kalo suatu saat ada halang rintang
dalam jalanku untuk menyenangkan hatiMU,
mempermuliakan namaMU,
Engkau juga maha tau lah Tuhan, itu force majeur,
di luar kemauan-ku :)

Bukankah yang penting, segala sesuatu aku lakukan untukMU ?
Biarlah Engkau jadi hakim yang adil dalam hidup kami :)

Nahh.. sekarang udah agak lega deh hati-ku ini ;p

Tahu bahwa Engkau maha tau,
tahu bahwa Engkau maha adil,
tahu bahwa Engkau pembelaku,
tahu bahwa Engkau setia,
dan di atas semua-nya itu,
tahu bahwa Engkau mengasihiku,
itulah yang menenangkan hatiku :)

Terimakasih Tuhan :)

Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,
karena dari situlah terpancar kehidupan.

Sabtu, 05 Maret 2011

HUKUM YANG UTAMA DAN TERUTAMA


"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah:

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Matius 22:36-40

Pada dasarnya, kita ini cenderung mudah untuk menunjuk, dengan jari telunjuk, tentunya..:))


Coba perhatikan, ketika satu jari telunjuk mengarah ke orang lain,

ternyata 4 jari yang lain mengarah ke diri kita sendiri.


Ini berbicara tentang konsep introspeksi diri, yang semestinya punya porsi 4 kali lebih banyak dari pada "menunjuk" kesalahan dan kejelekan orang lain.


Pada saat kita melihat ke lingkungan kita, yang paling mudah terlihat adalah kesalahan dan kejelekan orang lain.


Itu sebabnya acara gosip infotainment masih laris dan cenderung lebih di sukai penonton, sampai sekarang.


Saya ingin mengingatkan diri sendiri, dan mengajak mereka yang mau, yang bersedia:

Untuk mencoba berpikir dari sudut lain.. yaitu dari sudut pandang "Hukum yang utama dan terutama"


Apa itu hukum yang utama dan terutama?

1. KASIHILAH TUHAN, ALLAHMU, DENGAN SEGENAP HATIMU DAN DENGAN SEGENAP JIWAMU DAN DENGAN SEGENAP AKAL BUDIMU

2. KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI


Dua hukum tersebut di atas dikatakan mempunyai bobot yang sama.


Lalu bagaimana prakteknya?


Yang gampang-gampang aja..


Coba kita lihat, kalau ada seseorang, beberapa orang, atau sebuah keluarga, tertimpa masalah..

Dan masalah tersebut, adalah masalah yang secara umum, akan di pandang sebagai "aib"..


Bagaimana kita akan bersikap terhadap seseorang, beberapa orang, atau sebuah keluarga tersebut?


Apakah kita cenderung untuk "ngomongin" kejelekan2 mereka?


Ataukah kita simpan dalam hati mengenai semua informasi tentang "aib" mereka itu,

lalu kita bawa mereka dalam doa kita?


Akankah kita memohon kepada Tuhan untuk pemulihan mereka?


Atau akankah kita malah makin antusias dan malah ikut menyebar-nyebarkan,

kalo ada informasi2 yang makin menjelekkan mereka?


Pilihan-nya ada di tangan kita..

dan marilah kita, sekali lagi, introspeksi diri..


Apakah kita sudah mengasihi Tuhan kita dengan segenap hati

dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap akal budi kita?


Apakah kita sudah mengasihi sesama kita manusia seperti diri kita sendiri??


God bless u all.. ^o^